Senin, 20 April 2015

11 Hal yang diingat Sebelum Mengeluh

11 HAL YANG HARUS DIINGAT SEBELUM MENGELUH
1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu, Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

Cara Terbaik Menilai Seseorang

Cara Terbaik Menilai Seseorang
Setiap orang pasti sering mendengar ungkapan "don't judge a book by its cover"
Bahkan bisa dibilang ungkapan yang satu ini termasuk hal yang sangat populer di dunia barat. Ungkapan ini juga ada dalam berbagai buku, ceramah, bahkan Wikipedia (situs yang memuat data atas sesuatu dengan ringkas dan mendetil.
Menurut Wikipedia, kata-kata "don't judge a book by its cover" itu bermakna "don't determine the worth of something based on its appearance." Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, maka maknanya adalah: "jangan menilai buku dari sampulnya". Nah, artinya secara mendalam, "jangan menilai seseorang dari tampilan luarnya. "
Jika kita menilai seseorang dari tampilan luar, tanpa mempertimbangkan budi pekertinya, kita akan selalu salah langkah dalam kehidupan ini.

Sahabat Semuanya,
- Agama adalah kemasan, takwa kepada Tuhan-lah isinya.
- Harta yang banyak adalah kemasan, menikmatinya dengan baik itulah isinya.
- Menjadi Juara adalah kemasan, kejujuran dan sportivitas itu isinya.
- Rumah mewah hanya kemasan, keluarga bahagia itu isinya.
- Pesta pernikahan hanya kemasan, cinta kasih, kesetiaan, dan tanggung-jawab itulah isinya.
- Wajah yang cantik jelita hanya kemasan, kepribadian itu isinya.
- Bicara itu hanya kemasan, kerja nyata itu isinya.
- Buku hanya kemasan, pengetahuan itu isinya.
- Jabatan hanya kemasan, pengabdian dan pelayanan itu isinya.
Semoga BERMANFAAT

Belajar Dari Seorang guru di Australia

Seorang guru di Australia pernah berkata:“Kami tidak terlalu khawatir jika anak-anak sekolah dasar kami tidak pandai MATEMATIKA. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai MENGANTRI."
Sewaktu ditanya:“Mengapa? Karena yang terjadi di negara Indonesia justru sebaliknya!”
Inilah jawabannya:
1. Karena hanya perlu waktu 3 bulan secara intensif untuk melatih anak bisa matematika. Sementara perlu waktu 12 tahun atau lebih untuk melatih anak agar bisa mengantri dengan baik dan benar;

2. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika, kecuali TAMBAH, KALI, KURANG dan BAGI. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari siswa yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan matematika.
Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Moral & Pelajaran Berharga dari mengantri di sepanjang hidup mereka kelak."
“Memang ada pelajaran berharga dari MENGANTRI?”
“Ya! Banyak sekali pelajaran berharganya, yakni:
1. Anak belajar manajemen waktu. Jika ingin mengantri paling depan, harus datang lebih awal dan itu butuh persiapan lebih awal;
2. Anak belajar bersabar. Menunggu giliran tiba, terutama jika ia di antrian paling belakang;
3. Anak belajar menghormati hak orang lain. Yang datang lebih awal dapat giliran lebih dulu dan tidak merasa dirinya yang paling penting;
4. Anak belajar berdisiplin. Aturan mengantri adalah tidak menyerobot dan itu berarti tidak mengambil hak orang lain;
5. Anak belajar kreatif. Untuk mengatasi kebosanan saat mengantri merangsang berpikir untuk melakukan suatu aktivitas (di Jepang biasanya orang akan membaca buku saat mengantri);
6. Anak bisa belajar bersosialisasi. Menyapa dan mengobrol dengan orang lain di antrian;
7. Anak belajar tabah. Menjalani proses dalam mencapai tujuannya, sehingga tidak melegalkan cara-cara kotor dalam mencapai tujuan.

Minggu, 12 April 2015

Uzumaki Naruto Clan

Uzumaki Clan

Uzumaki Clan Maksudnya Kelompok dari Uzumaki Naruto. Bagaimana kelompok Keluarga dari Uzumaki naruto?. yuk kita intip video berikut
Lihat Disini

12 Monster Jinchuuriki Pada Naruto Shippuden

Assalamualaikum wr.wb

Maaf sebelumnya lama nggak ngepost karena tugas banyak, apakah kalian pengefans film naruto, baik untuk para pembaca atau film favorit naruto, admin akan mengespost monster Jinchuuriki pada anime naruto. Disini saya akan menayangkan video monster tersebut beserta keterangannya.
  Lihat Disini
Dan Mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam hal video tadi.

Rabu, 01 April 2015

Bahaya Membaca Zodiak Menurut Islam

BOLEHKAH ISENG MEMBACA ZODIAK? 😬😬 .
ilmu astrologi, yang menghubungkan rasi bintang dengan karakter manusia dinamakan ilmu nujum. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menggolongkan sebagai cabang ilmu sihir karena menebak-nebak hal ghaib yang Allah rahasiakan. "Siapa yang mempelajari ilmu nujum, berarti dia telah mempelajari sepotong bagian ilmu sihir. Semakin dia dalami, semakin banyak ilmu sihir pelajari." (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah). .
Mereka menggunakannya untuk meramal, tidak beda dengan dukun peramal. Sehingga yang mendatanginya, dihukumi sebagaimana yang mendatangi dukun. .
Bahaya membaca zodiak
Para ulama mengharamkan keras zodiak. Sampaipun hanya sebatas membaca untuk iseng, hukumnya terlarang dan terancam tidak diterima shalatnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berpesan, “Barangsiapa yang MENDATANGI tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” (HR. Muslim 2230). .
Syaikh Sholih Alu Syaikh -hafizhohullah- mengatakan, “Jika seseorang membaca halaman suatu koran yang berisi zodiak yang sesuai dengan tanggal kelahirannya atau zodiak yang dia anggap cocok, maka ini layaknya seperti mendatangi dukun. Akibatnya cuma sekedar membaca semacam ini adalah tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. Sedangkan apabila seseorang sampai membenarkan ramalan dalam zodiak tersebut, maka ia berarti telah kufur terhadap Al Qur’an yang telah diturunkan pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Lihat At Tamhid Lisyarh Kitabit Tauhid oleh Syaikh Sholih Alu Syaikh pada Bab “Maa Jaa-a fii Tanjim”, hal. 349) .
Syaikh berdalil dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia MEMBENARKANNYA, maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.” (HR. Ahmad no. 9532, hasan) .
Menyadari ancaman yang telah disampaikan, yuk kita jauhi rubrik zodiak ataupun tayangan sejenisnya di media cetak & elektronik, sekalipun niat kita HANYA SEKEDAR ISENG, jangan sampai nasib sial menimpa kita.

Keutamaan Menuntut Ilmu

Diantara keutamaan menuntut ilmu adalah:
1. Allah subhanahu wata’ala akan mengangkat derajat orang yang berilmu.
Tentang hal ini, Allah subhanahu wata’ala berfirman :
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ “Niscaya diantara kalian akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”
(QS al-Mujadilah:11)
2. Tanda kebaikan seseorang adalah dia memahami masalah agama.
Tentang hal ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda:
من يرد الله به خيرًا يفقهه في الدين. “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan pada dirinya, Allah akan memberinya pemahaman agama.”
(HR al-Bukhari no 71 dan Muslim no 1037)
3. Allah subhanahu wata’ala akan memudahkan jalan menuju syurga bagi orang yang menuntut ilmu.
Tentang hal ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فيه عِلْمًا سَهَّلَ الله له بِهِ طَرِيقًا إلى الْجَنَّةِ “Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah akan menudahkan jalannya menuju surga.”
(HR Muslim no 7028)